wakil bupati Bojonegoro menghadiri upacara apel besar Ikrar Damai dan Pembukaan Festival Jurus Harmoni Bojonegoro Kampung Pesilat Cup 2018

Uncategorized

Bojonegoro- wakil bupati Bojonegoro menghadiri upacara apel besar Ikrar Damai dan Pembukaan Festival Jurus Harmoni Bojonegoro Kampung Pesilat Cup 2018. Acara yang dilaksanakan di alun-alun Bojonegoro (7/11) ini dihadiri oleh Polres Bojonegoro, Kodim 0813, serta perguruan silat yang ada di kabupaten Bojonegoro, serta para pesilat yang ada di Bojonegoro. Sebelumnya para perguruan silat dan para pesilat melakukan ikrar damai Bojonegoro kampung pesilat. Selain itu ada juga penandatanganan ikrar damai Bojonegoro kampung pesilat.
Kapolres bojonegoro, AKBP. Ary Fadli, S.I.K., M.H., M.Si dalam amanatnya menyampaikan bahwa pencak silat memiliki pengertian yang sama dan merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat pribumi. Dan memiliki organisasi persatuan dan perguruan pencak dan perguruan silat di Indonesia yang diberi nama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tahun 1948 di Surakarta.
Di Bojonegoro sendiri ada 20 perguruan silat, jumlah yang cukup banyak. Dari 20 perguruan ini, Bojonegoro kampung pesilat di bentuk untuk menyatukan segala perbedaan yang ada. Karenanya melalui BKP diharapkan menghasilkan rumusan, atau langkah untuk menyatukan 18 perguruan yang ada di kabupaten Bojonegoro bahkan dihapakan mampu mencetak prestasi bagi para pesilat baik Nasional maupun Internasional.
Saya mengajak seluruh anggota perguruan silat yang tergabung dalam BKP untuk mensukseskan program polres Bojonegoro yakni “BKP sebagai mitra kamtibmas diwilayah hukum polres Bojonegoro”. Diharapkan agar perguruan silat yang ada di Bojonegoro bisa bekerjasama dengan kepolisian untuk mewujudkan kamtibmas yang aman, damai dan sejuk diwilayak kecamatan masing-masing. untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif, tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan yang diadakan oleh kepolisian saja. Namun juga membutuhkan dukungan yang nyata dari masyarakat dan BKP ada didalamnya. Untuk itu kami menjadikan BKP bukan hanya sebagai objek kamtibmas, namun juga sebagai subyek yang turut menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai. Apalagi saat pesta demokrasi dimulai dimana situasi kamtibmas yang aman dan damai menjadi syarat mutlak untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas.

Leave a Reply